Peran Manajemen Pendidikan dalam Mengembangkan Pendidikan yang Disiplin

Nama: Dwi Hardiono
NIM  : 1445161592
#MPAMPFIP2016


 Sebuah kualitas dan majunya suatu negara bukan hanya dilihat dari sumber daya alam yang melimpah serta geografisnya yang luas saja sebagai acuan utama, melainkan kualitas sumber daya manusianya yang mencangkup pendidikan, keterampilan, kompetensi keahlian, dan sebagainya. Sumber daya manusia merupakan aset penting yang mesti dikelola oleh negara, terlebih jika negara itu adalah negara berkembang yang ingin menjadi sebuah negara maju karena kualitas sumber daya manusia merupakan pondasi untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Sebagai contoh, Singapura dan Jepang merupakan negara yang memiliki sumber daya alam terbatas namun bisa memiliki ekonomi yang jauh lebih baik di atas negara kita. Mereka bisa bertahan dalam kondisi sumber daya yang serba terbatas karena mereka memiliki sikap disiplin yang ditanamkan sejak kecil melalui pendidikan yang ada di negara tersebut. Disiplin merupakan kunci utama agar semua dapat berjalan sesuai rencana dan terkendali sehingga bisa mencapai tujuan awal dari apa yang diinginkan.

Dalam hal ini negara perlu mengelola sumber daya manusianya melalui pendidikan. Hal ini dapat terwujud jika pendidikan yang diberikan oleh negara adalah pendidikan yang berkualitas. Karena  pendidikan yang berkualitas dapat membentuk suatu individu yang memiliki sikap yang bagus. Sikap disiplin merupakan harga mati jika negara kita ingin bersaing dengan negara-negara maju karena masih rendahnya rasa disiplin di negara kita. Dengan Manajemen Pendidikan, pendidikan yang berkualitas itu dapat tercapai sehingga negara dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, memilik etos kerja dan disiplin yang tinggi tinggi.

          Dalam konteks pendidikan yang disiplin, Manajemen Pendidikan memiliki andil yang sangat penting karena bisa menjembatani antara semua peran yang terlibat mulai dari pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan siswa. Tujuan pendidikan yang berdisiplin dapat diwujudkan jika semua peran tadi dapat bekerja secara bersama dan bersinergi.

          Manajemen pendidikan dapat menentukan tujuan akan hasil dari proses pendidikan yang dijalankan. Mulai dari menetapkan isi kurikulum, metode pengajaran, waktu pengajaran, dsb. Pendidikan disipilin dapat dimasukkan ke setiap unsur-unsur manajemen pendidikan tersebut. Baik secara materi tertulis maupun secara tidak langsung.

          Dengan pengembangan kurikulum yang menyeluruh, pendidikan disiplin diharapkan menjadi suatu proses yang bisa tertanam dalam setiap individu dari saat mereka kecil hingga menjadi mahasiswa nantinya sikap disiplin tidak akan hilang seiring berjalannya usia. Disiplin dalam belajar, menaati peraturan yang ada, disiplin dalam hal-hal kecil juga menjadi harapan hasil yang diperoleh oleh manajemen pendidikan dalam mengembangkan pendidikan yang disiplin.

Tapi, kurikulum saja tidaklah cukup untuk menjadikan peserta didik dapat mempunyai sikap disiplin. Maka dari itu dibutuhkan semua sumber daya untuk bersinergi mengimplementasikan pendidikan yang disiplin. Manajemen pendidikan mengatur dan mengarahkan guru-guru dan seluruh sumber daya yang ada dalam pendidikan guna menerapkan sikap disiplin terhadap peserta didik. Peran manajemen pendidikan dibantu juga oleh guru-guru karena guru merupakan tenaga pendidik yang berinteraksi langsung dengan siswa yang dapat menghidupkan suasana bekerja keras dan disiplin dalam belajar.

Selain itu faktor sekolah juga menjadi faktor yang menetukan berhasil atau tidaknya tujuan belajar pendidikan disiplin karena Sekolah Adalah suatu lembaga dengan organisasi yang tersusun rapi, segala aktivitas dilakukan dengan sengaja yang disebut kurikulum. Di sekolah inilah seorang individu mengembangkan pendidikannya yang telah diterimanya dalam keluarga. Dalam sekolah inilah biasanya terlihat jelas bakat-bakat dan sifat anak, yang selanjutnya memerlukan bimbingan dari seorang pendidik yaitu guru-guru yang telah dimaksud sebelumnya.


Manajemen sekolah yang bagus dapat mensinergikan semua aspek yang diperlukan untuk menghasilkan siswa-siswa yang berdisiplin tinggi. Karena fungsi dari manajemen pendidikan yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepegawaian, pemotivasian, serta pengwasan. Oleh sebab itu, pendidikan disiplin dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga sumber daya manusia bangsa indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju.

Post a Comment